Minggu, 06 Februari 2011

Bobby Earl Freeberg - Orang Yahudi Pahlawan Indonesia

Comments

Bobby Earl Freeberg, mantan pilot Amerika pada perang dunia ke 2, sangat bersimpati pada perjuangan bangsa Indonesia. Sampai2 ia menggunakan tabungan pribadinya sendiri untuk membeli pesawat DC3 surplus perang Dunia ke 2. Pesawat tersebut ia terbangkan untuk berbagai keperluan penerbangan RI, seperti "Operasi Kalimantan", menerbangkan pejabat RI, penerobosan blokade, menyelundupkan hasil produksi Indonesia, dan menerjunkan senjata bagi pejuang Indonesia.

Bobby Earl Freeberg

Bobby Earl Freeberg hilang bersama pesawatnya RI 002 dalam salah satu misi penerbangan pada tanggal 30 September 1948.

Apa kata Bobby Earl Freeberg si orang yahudi amerika, kalau ia tahu bahwa bangsa yang ia bela dan sayangi sampai nyawanya pun ia sumbangkan, ternyata di kemudian hari banyak rakyatnya yang membenci bangsa yahudi.

sumber : artikel RI 002 Kompas 8 Mei 2009 halaman 4


UPDATE 5 Desember 2009

Bob Freeberg seorang berkebangsaan Amerika yang pada saat itu berusia sekitar 26 tahun, semula adalah penerbang pesawat pembom privateer-Versi AL-AS B 24 Liberator. Setelah berhenti dinas militer, ia menjadi penerbang perusahaan penerbangan Filipina 1). Setelah jemu dengan penerangan berjadwal, Bob dengan beberapa orang temannya membeli Skytrain 2) .Kemudian dengan pesawat yang telah dibelinya tersebut, ia menambah penghasilannya dengan melayani penerbangan carteran.
Waktu berjalan, akhirnya Bob dengan pesawatnya sampai di Indonesia. Di Indonesia Bob jatuh hati kepada perjuangan kemerdekaan rakyat Indonesia, dan berani melakukan berbagai penerbangan berbahaya menerobos blokade Belanda, sehingga pers Belanda menamakan ia petualang dan termasuk salah seorang yang dicari oleh kekuatan Belanda. Di negerinya ia dijuluki soldier of fortune karena semua tujuannya adalah untuk mencari uang bermodalkan pesawatnya yang siap untuk dicarter, namun kenyataannya ia tidak pernah lagi merewelkan masalah pembayaran carteran pesawatnya yang hampir selalu tersendat. Di Meguwo orang-orang menggelari dia Bob – the best one.
Untuk penerbangan ke luar negeri, Bob membawa obat-obatan , suku cadangh mesin, ban mobil, rdio pemancar, dan berbagai keperluan Republik. Karena seringnya mengadakan penerbngan ke luar negeri dan menerobos blokade Belanda serta seringnya dihadapkan pada kerepotan masalah registrasi pesawat, maka pers Bangkok misalnya pernah menjulukinya sebagai One-man-Airforce. Bob juga telah menerbangkan Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno berkeliling Sumatera yang berkelanjutan dengan pengumpulan dana sumbangan rakyat untuk membeli pesawat Dakota Seulawah.
Pada saat penerbangan dari Lampung ke arah Bengkulu, Bob dan pesawatnya telah hilang karena menabrak gunung. Bersama pesawat itu hilang pula penerbang-penerbang muda kader bangsa. Mereka adalah: Opsir Udara II Bambang Saptoadji, Santoso, dan Residen Republik Indonesia di Banten seorang anggota KNIP dan bekas pasukan istimewa Semaun Bakri yang konon membawa emas 20 kg dari Cikotok untuk membeli pesawat di luar negeri. Tigapuluh tahun kemudian pada tanggal 14 April 1978 kerangka pesawat baru berhasil ditemukan di Bukit Pungur Kotabumi.
Kisah Bob melukiskan perkembangan seorang anak manusia yang mencari makna, bahwa pereobahan sajalah yang kekal, bahwa pengenalan terhadap badai topan perjuangan dan terjun langsung ke badai topan demikian mengobah pandangan dan sikap serta sekaligus mendidik seorang menjadi manusia yang manusiawi dan teguh pada pendirian temuan nilai bagaimana dan apa arti berpihak pada kemanusiaan. Temuan ini mencatat nama Bob dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
READ MORE - Bobby Earl Freeberg - Orang Yahudi Pahlawan Indonesia

...

WELCOME TO MY BLOG

Free Automatic Link

Followers

 

ANAK TIMOR DAWAN. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com | Distributed by Blogger Templates Blog